Pengertian Pipa HDPE yang Perlu Anda Ketahui



Pengertian Pipa HDPE yang Perlu Anda Ketahui 22.38 Pengertian Pipa HDPE yang Perlu Anda Ketahui Indra Irawan

Pengertian Pipa HDPE yang perlu anda ketahui, bahwa pipa ini berbeda dengan pipa lain pada umumnya. Pipa HDPE adalah pipa khusus anti karat dan tahan asam. Jenis pipa ini umumnya ditemukan dan digunakan pada saluran air maupun gas. Pipa ini terbuat dari plastik yang berasal dari minyak bumi, yaitu polymer. Karena terbuat dari polymer, pipa jenis ini mempunyai umur penggunaan yang relatif lama yaitu sekitar setengah abad (50 tahun). Ditambah lagi, lapisan pipa yang keras mampu bertahan di suhu 120 derajat.
Untuk membuat pipa sebanyak 1 kg, dibutuhkan kurang lebih 1,75 kg minyak bumi sebagai bahan baku, dan bahan bakar dalam pembuatannya. Pipa ini juga ramah lingkungan, karena dapat didaur ulang menjadi pipa baru. Hanya saja perbedaannya terdapat angka 2 pada kode daur ulang di pipa tersebut. Selain itu, pipa jenis ini relatif murah harganya, namun karena bahan pembuatannya dari polymer yang berasal dari minyak bumi, harga pipa ini akan mengikuti naik turunnya harga minyak dunia. Penggunaan pipa ini lebih cocok di daerah TPA, jenis Corrugated High Density Polyethylene Pipe (jenis yang berlubang) paling banyak digunakan di daerah TPA.

Pengertian Pipa HDPE yang Perlu Anda Ketahui
Pipa ini memiliki satuan ukuran tersendiri yaitu SDR (Standard Dimension Ratio). Satuan tersebut berguna sebagai standar pengukuran tebal dan diameter (OD) pipa. Rumusnya yaitu diameter pipa (OD) dibagi dengan tebal pipa, yang nantinya akan menghasilkan SDR. Contohnya jika OD 300 mm, dan tebal pipa 15mm maka SDRnya yaitu 20, yang harus dicatat yaitu jika nilai SDR semakin kecil maka pipa akan semakin tebal, yang berarti semakin baik.
Pengertian Pipa HDPE yang Perlu Anda Ketahui
Jika di atas adalah rumus perhitungan SDR, maka berikut ini adalah bagaimana cara menguji tekanan dan kebocoran dari pipa jenis ini. Hal-hal yang harus diperhatikan yaitu, sambungan (valve) –yang nantinya akan disumbat- dan sambungan (joint) sudah benar-benar terpasang. Pipa kemudian dialiri air, dan pastikan tidak ada udara yang tertinggal di dalamnya, untuk memudahkan jika ada kebocoran, lebih baik pipa tidak diurug terlebih dahulu. Catatan; untuk pengujian, hindari menguji pipa secara keseluruhan, paling tidak di uji setiap 500 meter.

source : http://reddit.com, http://flickr.com, http://www.wartasaranamedia.com

http://feeds.feedburner.com/NandaDesta

Pencarian Terkait

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below